5 Bangunan Bersejarah Binjai, Wajah Kota yang Penuh Warna

Binjai merupakan salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki kekayaan sejarah yang cukup panjang. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga saat ini. Pemerintah Kota Binjai pun telah menetapkan lima bangunan bersejarah tersebut sebagai cagar budaya.
Bangunan Bersejarah Binjai
Berikut lima bangunan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah setempat

  1. Masjid Raya Binjai
    Masjid Raya Binjai adalah salah satu masjid tertua di Sumatera Utara. Masjid ini dibangun pada tahun 1908 oleh Sultan Langkat, Al-Marhum Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rahmatullah. Masjid ini memiliki arsitektur khas Melayu dengan ciri khas bangunan yang tinggi dan menjulang.
    Masjid Raya Binjai memiliki peran penting dalam perkembangan kota Binjai. Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Binjai. Selain itu, masjid ini juga menjadi salah satu destinasi wisata religi yang populer di Binjai.
  2. Gedung Kerapatan/Pengadilan Lama Binjai
    Gedung Kerapatan/Pengadilan Lama Binjai dibangun pada tahun 1910 oleh pemerintah kolonial Belanda. Gedung ini awalnya digunakan sebagai kantor pemerintahan kolonial. Setelah kemerdekaan, gedung ini digunakan sebagai kantor pengadilan.
    Gedung Kerapatan/Pengadilan Lama Binjai memiliki arsitektur khas kolonial Belanda. Gedung ini memiliki bentuk yang simetris dengan jendela-jendela yang besar. Gedung ini juga memiliki menara jam yang menjadi ciri khasnya.
    Gedung Kerapatan/Pengadilan Lama Binjai merupakan saksi bisu perjalanan sejarah kota Binjai. Gedung ini menjadi salah satu bangunan bersejarah yang penting untuk dilestarikan.
  3. Stasiun Kereta Api Binjai
    Stasiun Kereta Api Binjai dibangun pada tahun 1886 oleh perusahaan kereta api swasta Deli Spoorweg Maatschappij. Stasiun ini awalnya digunakan untuk menghubungkan kota Binjai dengan kota-kota lain di Sumatera Utara.
    Stasiun Kereta Api Binjai memiliki arsitektur khas kolonial Belanda. Stasiun ini memiliki bentuk yang simetris dengan jendela-jendela yang besar. Stasiun ini juga memiliki menara jam yang menjadi ciri khasnya.
    Stasiun Kereta Api Binjai merupakan salah satu bangunan bersejarah yang penting untuk dilestarikan. Stasiun ini menjadi saksi bisu perkembangan transportasi di kota Binjai.
  4. Kuil Shri Mariamman Binjai
    Kuil Shri Mariamman Binjai dibangun pada tahun 1890 oleh komunitas Hindu Tamil di Binjai. Kuil ini merupakan salah satu kuil Hindu tertua di Sumatera Utara.
    Kuil Shri Mariamman Binjai memiliki arsitektur khas Hindu. Kuil ini memiliki bentuk yang sederhana dengan atap yang tinggi. Kuil ini juga memiliki beberapa patung dewa-dewi Hindu yang menjadi ciri khasnya.
    Kuil Shri Mariamman Binjai merupakan salah satu bangunan bersejarah yang penting untuk dilestarikan. Kuil ini menjadi saksi bisu perkembangan agama Hindu di kota Binjai.
  5. Vihara Setia Buddha Binjai
    Vihara Setia Buddha Binjai dibangun pada tahun 1920 oleh komunitas Buddha Tionghoa di Binjai. Vihara ini merupakan salah satu vihara Buddha tertua di Sumatera Utara.
    Vihara Setia Buddha Binjai memiliki arsitektur khas Buddha. Vihara ini memiliki bentuk yang sederhana dengan atap yang tinggi. Vihara ini juga memiliki beberapa patung dewa-dewi Buddha yang menjadi ciri khasnya.
    Vihara Setia Buddha Binjai merupakan salah satu bangunan bersejarah yang penting untuk dilestarikan. Vihara ini menjadi saksi bisu perkembangan agama Buddha di kota Binjai.

Baca juga: 10 Wisata Binjai Yang Menarik Untuk Di Kunjungi

Kelima bangunan bersejarah binjai tersebut merupakan kekayaan budaya yang harus dilestarikan. Bangunan-bangunan tersebut menjadi saksi bisu perkembangan kota Binjai dan menjadi aset penting bagi kota ini.

About the author

Penulis juga mempunyai beberapa website yang di kelola, seperti Hobi Nulis maupun Barista